Fungsi
Bahasa pemrograman c++ mendukung penggunaan OOP(Object Orientation Programming) atau pemrograman berorientasi object, dalam hal ini dalam c++ disebut dengan fungsi. Fungsi ini berdiri sendiri namun dapat dipanggil dan ditempatkan didalam fungsi yang lainnya. Dengan adanya bentuk yang seperti ini maka memudahkan programmer untuk membuat source program dalam jumlah besar dan spesifik. Kemudahan yang didapat jika fungsi diterapkan dalam program :
1. Program lebih pendek
2. Mudah dibaca dan dimengerti
3. Mudah didokumentasi
4. Mengurangi kesalahan dan mudah
5. Mencari kesalahan yang terjadi bersifat“lokal”
Fungsi memiliki dua macam jenis yang pertama fungsi berparameter dan fungsi tanpa parameter namun dalam penggunaannya fungsi dapat dibagi menjadi 4 kemungkinan pengggunaan yaitu tipe data fungsi berparameter, tipe data fungsi tanpa parameter , void fungsi berparameter , dan void fungsi tanpa paramater. 

1. Tipe Data Fungsi Berparameter
Tipe data Fungsi Berparameter merupakan fungsi yang memiliki paramater dan nilai kembali.Khusus untuk fungsi yang bersifat ini harus ditambahkan return nilai_balik pada akhir fungsi.Begitu juga dengan Tipe Data Fungsi Tanpa Parameter.Contoh :
int fungsia(int x, int y){ pernyataan;return n;}

2. Tipe Data Fungsi Tanpa Berparameter
Tipe Data Fungsi Tanpa Parameter merupakan fungsi yang memiliki nilai kembali namun nilai kembali berupa 0 atau variabel yang dideklarasikan dengan sifat public.Contoh :
int fungsib(i){ pernyataan;return 0;}

3. Void Fungsi Parameter
Void Fungsi Parameter merupakan fungsi yang tidak memerlukan nilai balik (void) , namun memiliki parameter yang dijadikan sebagai nilai input.
 fungsic(int x, int y){ pernyataan;}

4. Void Fungsi Tanpa Parameter
Void Fungsi Tanpa Parameter merupakan fungsi yang tidak memerlukan nilai balik (void) ,dan tidak memiliki parameter, atau fungsi static.
int fungsid(){ pernyataan;}


 Gambar model fungsi / modular programming

0 Response to " "

Posting Komentar